Welcome to My Blog. Please Follow and comment before you leave this page. Thank You...
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Maret 2012

SQL SERVER

Sebuah aplikasi secanggih apapun pastinya membutuhkan pendukung dari posisi back end-nya hingga dikatakan handal. Sebuah back-end yang baik mampu memposisikan dirinya sebagai pensupport dari aplikasi tersebut tanpa menghilangkan sisi integralnya sendiri. Dari berbagai macam bahasa database, SQL Server merupakan salah satu database server terbaik saat ini. Didukung sepenuhnya oleh Microsoft menjadikan penggunaan aplikasi berbasis windows dengan mesin database setnagguh SQL Server semakin digandrungi oleh kebanyakan aplikator.

SQL Server….hmm bagi sebagian database engineer merupakan sebuah database yang sangat baik. SQL Server adalah bagian dari produk Back Office Microsoft, yang juga menyertakan Back Office Server, Exchange Server, Proxy Server, Site Server, SBS atau Small Bussiness Server dan System Management Server. Pada dasarnya SQL Server berbasis bahasa SQL atau Structured Query Language.
SQL Server pada awalnya merupakan hasil kerja sama antara Sybase dengan Microsoft. Dimana pada saat itu masih terjadi kerja sama yang apik antara Microsoft dengan IBM untuk membuat sebuah Operating system baru yaitu OS/2. Keduanya sepakat menginginkan sebuah database baru yang juga bisa dijalankan pada OS/2 sehingga mereka bermitra dengan Sybase, dan meminta Sybase untuk menyertakan produk DataServer yang berbasis UNIX ke OS/2. Selain dengan Sybase, Microsoft juga menggandeng Ashton-Tate yang memiliki mayoritas pasar database dengan produk unggulan mereka yang terkenal yaitu dBase, kerja sama ini di rasa Microsoft sangat penting untuk mendapatkan pengakuan dan pangsa pasar bagi OS/2.
Sebuah versi Beta dari Ashton-Tate dan Microsoft SQL Server yang dijalankan pada OS/2 dirilis pada tahun 1988. Seiring dengan penghentian kerja sama Microsoft dengan Ashton-Tate, maka pada tahun 1989 bekerja sama dengan teknologi yang di usung oleh Sybase diluncurkan Microsoft SQL Server versi 1.0.
Microsoft SQL Server 1.1 dirilis pada tahun 1990 dan berjalan pada platform OS/2 dengan keunggulan untuk memperbaiki bug pada versi 1.0. Selain itu, versi ini juga mempunyai fitur yang mampu mendukung sebuah platform client baru yaitu Windows 3.0. Dengan tambahan utilitas, pustaka pemrograman dan tool-tool administrasi menjadikan Microsoft SQL Server merupakan seri database terbaik pada masanya.
Microsoft SQL Server versi 1.11 perawatan dirilis pada 1991 seiring penghentian kerjasama dengan IBM untuk pengembangan OS/2. Penghentian ini didasari untuk melkukan pengembangan pada Operating System multi user Windows NT.
Tool administrasi database GUI berbasis-Windows terdapat pada Microsoft SQL Server versi 4.2 yang dirilis pada awal tahun 1992. Ditandai dengan makin harmonisnya kerjasama Microsoft dengan Sybase untuk melakukan pengembangan pada versi SQL Server Microsoft yang dijalankan pada OS/2 yang diselaraskan dengan versi Sybase dan berjalan pada UNIX. Kehadiran Windows NT menyebabkan Microsoft merilis Microsoft SQL Server yang berjalan pada platform tersebut. Versi ini mendukung arsitektur 32-bit dan sepenuhnya ditulis-ulang dari dasar. Pada tahun itu juga Microsoft memutuskan untuk menghentikan pengembangan SQL Server pada OS/2 dan memfokuskan untuk versi Windows NT saja.
Pada tahun 1994 kerjasama Microsoft dan Sybase berakhir, selanjutnya Microsoft bertanggung jawab sepenuhnya pada pengembangan kode SQL server. Seiring dengan penghentian tersebut, para ahli di Microsoft terus melakukan pengembangan hingga akhirnya meluncurkan versi Microsoft SQL Server 6.0 pada tahun 1995.
Versi 6.0 menghadirkan fitur yang sangat diperlukan seperti replikasi, kursor scrollbar dan tool management yang memasukkan edisi pertama Enterprise Manager. Kehadirian versi 6.0 menjadikannya sebagai kompetitor bagi Sybase, Oracle dan Informix.
Keseriusan Microsoft terlihat saat awal tahun 1996 kembali menghadirkan versi 6.5 Microsoft SQL Server yang mampu meningkatkan penyimpanan data dan tunduk pada standar ANSI SQL.
Microsoft SQL Server versi 7.0 dirilis pada tahun 1999. Mesin database baru yang telah dirancang bangun, prosesor query dan penguncian tingkat-baris penuh dihadirkan pada versi ini, disamping utilitas administrasi baru dan wizard yang baru pula. Kehadiran versi ini seakan menjawab kebutuhan desktop sampai internet hingga big company yang membutuhkan skalabilitas. Versi ini juga merupakan platform database untuk skala-enterprise dan aplikasi penyimpanan data dengan teknologi seperti OLAP.
SQL Server 2000 dirilis pada tahun 2000 dengan meningkatkan skalabilitas perangkat-keras juga mendukung piranti handheld Windows CE dan server cluster multiprosesor delapan jalur. Dukungan terhadap built-in XML, dukungan failover 4-node, update, penghapusan cascading, pencarian berbasis teks dan kemampuan menjalankan multi bentuk pada sebuah server tunggal ditanamkan pada versi ini.
SQL Server juga terdiri dari tiga versi yaitu edisi Small Bussiness Server (SBS), edisi Standard dan edisi Enterprise. Semua edisi berisi mesin dan tool database inti. Perbedaan utama dari ketiga edisi ini adalah sistem operasi yang dijalankan masing-masing. Setiap edisi memiliki sebuah instalasi standar dan instalasi desktop. Instalasi standar adalah sebuah server databse penuh dan berjalan hanya pada Windows NT Server. Sementara instalasi desktop hanya digunakan dan dirancang untuk kebutuhan penyimpanan database lokal saja. SQL Server versi instalasi desktop mampu berjalan pada Windows 95, Windows 98, Windows NT Workstation, Windows NT Server atau Windows NT Enterprise.
Microsoft Data Engine (MSDE) merupakan sebuah database final yang juga versi skala bawah dari SQL Server yang disertakan dalam Microsoft Office dan Visual Studio. Dengan kemampuan ukuran 2GB, MSDE hanya disarankan untuk digunakan pada aplikasi dengan user tidak lebih dari 5 user pada saat bersamaan. MSDE juga bisa digunakan bersama dengan Access atau aplikasi client Visual Basic. Namun ada keuntungan terbesar dari penggunaan MSDE dibandingkan dengan mesin Jet, yakni MSDE sepenuhnya kompatibel dengan SQL Server, sehingga pada saat kebutuhan meningkat, maka dengan mudah MSDE dapat di upgrade menjadi SQL Server. Hal ini dikarenakan MSDE mempunyai jalur peng-upgrade-an dengan SQL Server yang tidak dimiliki oleh mesin Jet.
FROM : http://kakaaditia.blogspot.com/2008/01/sejarah-singkat-sql-server.html
sumber

Microsoft SQL SERVER

Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk MicrosoftBahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQLstandar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC(Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003.

Sejarah SQL SERVER

Pada tahun 1988, Microsoft mengeluarkan versi pertama dari SQL Server. Pada saat itu masih didesain untuk platform OS/2 dan didevelop bersama antara Microsoft dengan Sybase. Selama awal tahun 1990an, Microsoft mulai untuk membuat versi baru dari SQL Server untuk platform NT-nya. Selama proses development tersebut Microsoft memutuskan bahwa Microsoft SQL Server ini harus bisa terintegrasi dengan kuat dengan sistem operasi NT-nya.

Pada tahun 1993, Windows NT 3.1 dan SQL Server 4.2 untuk NT dirilis oleh Microsoft. Target Microsoft untuk mengkombinasikan antara performa database server yang tinggi serta kemudahan cara penggunaan dan administrasinya rupanya tercapai melalui SQL Server ini. Microsoft terus berhasil memasarkan SQL Server dan menjadi database server yang terkenal. Pada tahun 1994, Microsoft dan Sybase secara resmi mengakhiri kerjasamanya.

Di tahun 1995 Microsoft merilis versi 6.0 dari SQL Server. Versi ini merupakan versi yang penting karena sebagian besar merupakan hasil tulis ulang dan juga redesain dari core technology sebelumnya. Versi 6.0 ini menawarkan peningkatan pada performa, built-in replication dan juga administrasi yang tersentralisasi. Pada tahun 1996, Microsoft merilis SQL Server versi 6.5 yang berisi berbagai macam kemampuan tambahan dan juga fitur-fitur baru.

Pada tahun 1997, Microsoft merilis SQL Server 6.5 Enterprise Edition. SQL Server 7.0 dirilis Microsoft pada tahun 1998 dan database engine-nya ditulis ulang agar lebih optimal. Akhirnya tahun 2000 Microsoft mengeluarkan SQL. Versi SQL Server 2000 ini berbasis pada framework yang ada pada versi 7.0 sebelumnya.

sumber

Sabtu, 14 Januari 2012

Mengembalikan File yang terinfeksi virus Shortcut di Flashdisk

Belajar dari pengalaman… itu sebuah ungkapan yang memang harus selalu kita jadikan salah satu motivasi untuk belajar lebih. Tak terkecuali saya. Gara-gara pagi-pagi flashdisk ku terkena virus yang membuat semua file menjadi short cut jadi harus searching di internet untuk mengatasi masalah tersebut. Dan ternyata sudah banyak yang membahas tentang maslah ini. Selain folder berubah menjadi short cut ada juga file microsoft word nya berubah menjadi application (*.exe).
Setelah baca-baca artikel di internet ternyata file yg asli (*.doc) cuma ke-hidden kok dan bisa kembali di un-hidden. Oh ya sebagai tambahan ternyata biang kerok dari ini adalah virus yang bernama win32.VB.pod (wahh….. ga mudeng virus apaan itu???) tapi yang penting kan kita tahu cara mengatasinya. terus bagaimana caranya???
Untuk mengatasi masalah tersebut silahkan jalankan prosedur berikut :

Jumat, 14 Oktober 2011

PERKEMBANGAN KOMPUTER


Perkembangan komputer dari masa ke masa salalu mengalami peningkatan. Pada awalnya komputer bukanlah alat yang diciptakan untuk berbagai kegunaan seperti yang kita amati pada zaman sekarang. Dulu komputer diciptakan hanya sebagai alat untuk mempermudah dalam penghitungan atau lebih mudahnya sebagai mesin hitung matematika. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman komputer ini terus berevolusi menjadi mesin serba guna khususnya pada bidang industri dan penelitian.
Oleh karena itu, kata dasar komputer berasal dari kata “compute” yang berarti menghitung dengan kata lain komputer berati alat penghitung. Komputer pertama kali ditemukan oleh Charles Babbage, kecerdasannya logika matematikanya yang sangat sepesial membuatnya mampu menciptakan sebuah mesin yang dia sebut dengan nama Analytical Engine pada tahun 1882, sebuah mesin yang berfungsi sebagai alat perhitungan-perhitungan umum.
Beberapa tahun kemudian munculah John V. Atanasoff dengan komputer rancangannya Atanasoff-Berry Computer (ABC) pada tahun 1937 yang kemudian dianggap resmi menjadi komputer elektronik pertama. selang beberapa tahun kemudian munculah ENIAC ( Electronic Numerical Integrator and Computer) yang di perkenalkan oleh John Mauchly dan J. Presper Eckert. Sebuah mesin yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum(vacum tube), 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.
  1. Komputer Generasi Pertama
Komputer genarasi pertama ini disebut juga sebagai komputer dinosaurus karena ukurannya yang relatif besar. Hanya orang yang ahli sajalah yang dapat menggunakan komputer ini karena sangat sulit dan daya komputesinya sangatlah lambat.