Welcome to My Blog. Please Follow and comment before you leave this page. Thank You...
Tampilkan postingan dengan label Softskill. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Softskill. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Desember 2013

UML

Unified Modeling Language (UML) adalah himpunan yang terstruktur dan berorientasi OOP. Aplikasinya adalah UML yang merupakan pengembangan dari system OOP dan sekelompok perangkat tool untuk mendukung pengembangan system tersebut. UML diperkenalkan oleh sebuah organisasi yang mengembangkan model teknologi dan standar OOP yang bernama Object Management Group. Uml adalah bahasa yang digunakan untuk menentukan , memvisualisasikan , membangun dan mendokumentasikan sistemi infomasi yang berbasis objek

UML menyediakan 10 macam diagram untuk memodelkan aplikasi berorientasi objek, yaitu :
·         Use Case Diagram untuk memodelkan proses bisnis.
·         Conceptual Diagram untuk memodelkan konsep-konsep yang ada di dalam aplikasi.
·         Sequence Diagram untuk memodelkan pengiriman pesan (message) antar objects.
·         Collaboration Diagram untuk memodelkan interaksi antar objects.
·         State Diagram untuk memodelkan perilaku objects di dalam sistem.
·         Activity Diagram untuk memodelkan perilaku Use Cases dan objects di dalam system.
·         Class Diagram untuk memodelkan struktur kelas.
·         Object Diagram untuk memodelkan struktur object.
·         Component Diagram untuk memodelkan komponen object.
·         Deployment Diagram untuk memodelkan distribusi aplikasi.


Kamis, 14 November 2013

Desain Pemodelan Grafik

Desain pemodelan grafik adalah suatu ilmu desain atau kreatif yang menggunakan sifat siat dasar lunak grafis yaitu memanipulasi / mengedit gradien warna, tekstur cahaya dan bayangan. desain grafis ini memiliki pemodelan 2D dan 3D , 2D ( dua dimensi adalah sesuatu yang hanya dapat dilihat ) dan  3D ( tiga dimensi adalah sesuatu yang dapat dilihat dan dirasakan secara fisik.


Jika berbicara mengenai desain pemodelan grafik tentunya kita berbicara mengenai visualisasi atapun grafis dari sebuah gambar. Kualitas dari sebuah gambar yang diolah memiliki 2 type yaitu bitmap dan vektor.
Vektor
Vector adalah gambar yang dibuat dari unsur garis dan kurva yang disebut vector. Kumpulan dari beberapa garis dan kurva ini akan membentuk suatu obyek atau gambar. Pada gambar vector, apabila di perbesar maka gambar tersebut tidak akan pecah. Hal ini dikarenakan gambar vector menggabungkan titik dan garis untuk menjadi sebuah obyek,sehingga gambar tidak akan pecah biarpun diperbesar atau diperkecil. Vector menampilkan sebuah gambar berdasarkan perhitungan koordinar geometris gamabar tersebut. Tampilan gambar vector walaupun bersifat relative lebih kaku dari pada tampilan birmap akan tetapi kaulitasnya tidak bergantung pada resolusi gambar.
Contoh teknologi dari penggunaan gambar vector adalah salah satunya pembuatan stiker/cutting sticker. Berbeda dengan bitmap dimana program program yang dimilikinya sebagian besar dipusatkan untuk pengeditan sedangkan pada program aplikasi vector diperuntukkan untuk gambar dengan tepi yang tajam dan pembuatan gambar dari awal. Pada pembuatan cutting sticker terdapat alat yang di koneksikan dengan computer yang nantinya user akan menggunakan aplikasi vector seperti CorelDraw untuk membuat gambar berbasis vector setelah itu mesin cutting sticker akan mencetak hasil buatan kita tersebut. 
Bitmap
Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri daei susunan titik yang tersimpan di memori computer. Bitmap merupakan kategori grafik kaya warna dan tersusun dari pixel pixel yang kita sebut sebagai resolusi. File gambar dengan resolusi lebih jernih maka memiliki ukuran file yang jauh leih besar juga. Bitmap sangat tergantung pada besaran resolusi. Semakin besar resolusi suaru gambar bitmap maka semakin baik kualitas dan ukuran filenya. Perbedaannya dengan gambar vector adalah, pada bitmap apabila gambar di perbesar maka kualitas gambar nya akan pecah. Hal ni dikarenakan bitmap terbentuk dari pixel pixel yang memiliki warna tertentu. Semakin banyak jumlah dalam suatu gambar maka gamabar yang dihasilkan akan semakin bagus. Beebrapa teknologi yang menggunakan prinsip bitmap adalah salah satunya pencetakan foto digital. Sebagai contoh kita gunakan salah satu aplikasi grafis bitmap seperti Adobe Photoshop. Pada Adobe Phtoshop kita dapat mengedit photo sesuai dengan keinginan kita. Kita bisa mengatur brightness atau pun darkness pada foto yang kita edit sehingga hasilnya dapat sesuai dengan keinginan kita. Selain itu juga kita bisa memperhalus gambar agar semakin indah dilihat. Itulah salah satu keunggulan teknologi Bitmap. Contoh lain dari aplikasi bitmap adalah Microsoft Photo Editor, Macromedia Fireworks dan lain sebagainya. Semua program tersebut menawarkan kemudahahn dan kelengkapan fiturnya.
#  Kelebihan dan kekurangan grafis vektor dan bitmap
Kelebihan Grafis Vektor
~ Ruang penyimpanan untuk objek gambar lebih efisien
~Objek gambar vektor dapat diubah ukuran dan bentuknya tanpa menurunkan mutu tampilannya
~Dapat dicetak pada resolusi tertingi printer Anda
~ Menggambar dan menyunting bentuk vektor relatif lebih mudah dan menyenangkan
Kekurangan Grafis Vektor
~Tidak dapat menghasilkan objek gambar vektor yang prima ketika melakukan konversi objek gambar tersebut dari format bitmap
Kelebihan Grafis Bitmap
~ Dapat ditambahkan efek khusus tertentu sehingga dapat membuat objek tampil sesuai keinginan.
~ Dapat menghasilkan objek gambar bitmap darionjek gambar vektor dengan cara mudah dan cepat, mutu hasilnya pun dapat ditentukan
Kelemahan Grafis Bitmap
~ Objek gambar tersebut memiliki permasalahan ketika diubah ukurannya, khususnya ketika objek gambar diperbesar.
~ Efek yang diidapat dari objek berbasis bitmap yakni akan terlihat pecah atau berkurang detailnya saat dicetak pada resolusi yang lebih rendah
sumber : klik

Kesimpulan : Desain pemodelan grafik adalah proses untuk menghasilkan citra suatu objek baik dalam 3D maupun 2D, dengan tujuan untuk memahami desain grafis sebagai alat penyampai pesan yang estetis, komunikasi dan efisien dalam konteks media sehingga pada kenyataannya dapat diterapkan untuk berbagai bidang diantaranya adalah seni, kewirausahaan, marketing, dan advertising.

Minggu, 28 April 2013

Web Science



Web Science adalah sebuah ilmu dari desentralisasi sistem informasi. Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. Definisi sebelumnya diberikan oleh ilmuwan komputer Amerika Ben Shneiderman : "Web Science" adalah istilah yang mengacu pada pengolahan informasi yang tersedia di web dalam hal yang sama dengan yang diterapkan pada lingkungan alam.
  
•              HTTP, HTML, Web Server
•              Wikis, Blogs, Folksonomies, Social Network, dan Usergenerated Content
•              Semantic Web Summary
•              Web Security



Sejarah Web
Kelahiran Web Science didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0.Sejak diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang terjadi luar biasa.
Perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada Web 1.0 masih bersifat read-only, pada Web 2.0 bergerak ke arah read-write,sedangkan pada Web 3.0 mengembangkan hubungan manusia ke manusia, manusia ke mesin, dan mesin ke mesin.
Pada Web 2.0 kegiatan sosial sudah dimulai, dengan semakin popularnya berbagai fasilitas seperti wikipedia, blog, facebook dan sebagainya. Tetapi kendala utama pada Web 2.0 adalah penangan untuk pertukaran data atau interoperabilitas masih sulit.
Web 3.0 mencoba menyempurnakan Web 2.0 dengan memberikan penekanan penelitian pada Semantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Penelitian ini sangat memperhatikan ‘budaya’ sebuah komunitas terhadap kebutuhan akan sebuah data atau informasi.
Web Science didirikan dengan nama Web Science Research Initiative (WSRI). Web Sicence ini awalnya adalah hasil dari Memorandum of Understanding antara MIT CSAIL dan University of Southampton, ECS. Ambisinya adalah mengkoordinasi dan mendukung sentralisasi pembelajaran World Wide Web. Sejak pertama kali diluncurkan, konsep Web Science sudah menyebar secara meluas dan mengukuhkan diri sebagai area aktifitas yang penting.

Web 1.0
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.

Web 2.0
Web 2.0 Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut.


Web 3.0
definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand [Joh07]. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya Semantic Web memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents).


Arsitektur Website adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide Web.

Beberapa aplikasi utamanya :
Institusi Pengelola Internet / WebTerdapat beberapa institusi pengelola internet maupun web yang antara lain yaitu :1.China Internet Network Information Center (CNNIC)2. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)3.Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI)


Aspek Hukum & Etika Pada Internet
Undang-undang hak cipta mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2002 : “Seseorang atau lembaga yang mendaftarkan hasil karyanya kepada lembaga yang berwenang akan mendapatkan perlindunga hukum”.Etika memposting di internet  diantaranya:
1. Tidak mengandung unsur pornografi.
2. Tidak mengandung unsur SARA.
3. Menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
4. Menghargai hak orang lain.
5. Menyampaikan suatu informasi secara real atau dengan kata lain tidak berbohong
6. Hindari 'plagiatisme', tulisan orang lain hendaknya hanya sebagai referensi.
7. Jika dalam postingan kita mencakup artikel orang lain tuliskan sumber yang bersangkuatan untuk lebih     menghargai narasumber.
8. tidak menyinggung perasaan orang lain, kalau pun mengkritik gunakan lah bahasa yang baik dan benar.



Source : http://changeofchange.blogspot.com/2013/03/arsitektur-web-dan-aplikasi-utamanya.html#ixzz2PMgOTGrl
http://en.wikipedia.org/wiki/Web_science
http://id.wikipedia.org/wiki/XML/